"GENK DIVALACO"
yaPzz !!!
Itu adalah nama genk ku dulu. DIVALACO
sendiri singakatan dari nama samaran kami yang bergelut didalamnya. DI=Dila,
VA=oVAn, LA=beLLA, CO=COlek. Sudah lupa aku tanggal lahirnya Genk itu, tapi
sejarahnya masih teringat jelas. Hehehehe.
Wakut itu aku, dila sama colek masih duduk di bangku SMP. Sedangkan si Bella
masuh duduk di bangku SD, masih kecil-kecil memang. Hahah… dulu itu bapaknya Colek guru ngaji. Dan kami bertiga itu
belajar disitu. Yang belajar ngaji disitu bukan Cuma kami berempat saja, tapi
ada banyak. Dengan seiring berjalannya waktu, satu persatu pada keluar. Mungkin
sudah bosan dengan suasana disitu. Hahahaha…..
Akhirnya tersisalah kami berempat, dan beberapa orang lagi yang tidak lain cucu-cucu
dari bapaknya colek itu sendiri, Usianya jauh di bawah kami berempat, dan gak
mungkin kami ajak untuk gabung ke genk itu. Hahahayyyyy…
tiap hari kami bertemu terus disitu. 5-10 menit sebelum magrib kami sudah
bergegas menuju rumah guru ngaji kami. Ngajinya setelah sholat magrib, tapi
kami memutuskan untuk berangkat lebih awal agar orang-orang tau kalo kami
orangnya rajin. Wkwkwkwkwkwkkwkwk… #cari
muka !! akh biar aja, :p. Setelah sholat magribpun kami semua melafalkan
ayat-ayat suci Al-Qur’an. Untuk pembukaan kami bacanya serentak, tapi setelah
itu baru perorangan, Biar gurunya enak ngajarin. :D. ngajinya gak sampe malam
banget sih, jam 8 sampai setengah 9 sudah pulangan. Tapi kadang-kadang kami
setengah 8 sudah berhenti, alasannya capek. Humph padahal bohong, ckckckck. Biasanya
habis ngaji kami duduk dulu sama guru ngaji sambil cerita apa saja yang kami
lakukan seharian di sekolah. Kadang sesekali guru kami yang cerita, yah paling
yang di ceritakannya masa lalunya. Hhheheheeh.
Pokoknya disitu itu suasananya enak banget dahhh !!! tapi kalo guru ngajinya
gak ada, kami berempat itu masak Mie instan. Hahahaha…. Mie “ROKA” kami menyebutnya. Mie itu rasanya eennnnakkk
banget, walaupun mie itu sudah lama. #sudah
lama bukan berarti mie itu kadaluarsa ya. Hehehehe. Maksudx mie model lama,
makanya kami menyebutkannya dengan mie “ROKA”
:D. Mie itu nama aslinya Mie vitamin, atau mie Sop Ayam… :D. harganya sangat
murah meriah, denga uang Rp 500 kita
sudah bias menikamatinya. (kok jadi bahas
masalah mie sih) !! hohohohoho. Masak mie itu di lakukan di rumahnya Colek,
tapi kadang kalo siang di rumahnya Dila. Hmmmmmmmmmmmmm..
suasana itu sangat indah deh. Trus kalo musim mangga, habis ngaji kami makan
mangga.. apalagi kalo musim SAMBI, LOKA,
MANGGE,. Adooooh….. jadi ngonco oi fela ku bahas ini. Kami berempat itu
selalu bersama. Berangkat sekolah pun sama-sama. Kebetulan sekolah bella searah
dengan sekolah ku. Singakt cerita, daaaaaaaaaaaaaaaaaaaaan pada akhirnya nama
genk itu sudha gak jelas keberadaanya, (bukan orangnya yaaaa). Yang lain
penyebabnya karena kami sudah tidak belajar ngaji lagi. Sudah merasa pintar kal
yeeee. Ckckckckkc. Si Bella juga
sudah jarang gabung sama kami… akhirnya karna nama genk itu sudah gak jelas,
kami memutuskan untuk bubar dari genk itu. Walaupun nama genk itu sudah gak di
pake lagi, tapi aku, dila sama colek masih tetep akrab. Tiap hari sama-sama
teruusss. Dimana ada mereka pasti ada aku… maklumlah, rumah kami juga
berdekatan, hehehehe. Kami selalu bersama-sama, yah walau kadang sering DA ROJO ANGI, tapi prosesnya gak lama
kok, paling beberapa hari aja, habis itu baikkan lagi. Hehehehehe …. Ada sih satu orang lagi, namanya Man, dia juga sepupu
ku. Karena rumahnya juga dekat sama rumah kami, lagian tiap hari juga ketemu..
akhirnya dia juga gabung sama kami. Hmmmmm…
bisa di bilang dia pengganti si Bella. Ckckckckc….
Suasananya tambah asyik, karena kami berempat itu terdiri dari Dua orang
cewek, dan dua orang lagi cowok. Sebelumnyakan Cuma aku aja yang cowok… hehehe
makanya aku bilang tambah asyikkk. Makin asyik lagi kalo pas musim mangga,
soalnya si Man itu punya banyak pohon mangga di halaman rumahnya. Hahahaayyyyyy… jadinya ada orang yang
menyuplay mangga secara gratisss. Sebelum ada dia, kami kalo mau makan mangga
aja miikir-mikir dulu, sama sapa kami harus minta mangga soalnya kami tidak
punya pohon mangga. Tapi Setelah ada si Man ya otomatis gak bingung lagi. Hahahahaha… seolah-olah dia super hero
bagi kami. Preeetttt… kami berempat itu jadi sahabat baik, kemana-mana sama2
trusss… mulai dari DEI LOKA, DEI SAMBI,
DEI GAROSO, DEI MANGGE. Sampai-samapi kami punya tempat yang indah buat
santai. Kami juga menjadikan tempat itu tempat favorit, letaknya di lereng
gunung di bawah pohon asam, apalagi kalo anginnya meniup dengan kencang, ooooh
sejuknya. Dan disitu juga ada sebuah batu, kami berempat pun menulis nama kami
berempat di batu itu, gak tau masih ada mungkin sampai sekarang. Yah walaupun
sekarang kami sudah tidak berada di satu tempat, aku di Kalimantan, Man di
Lombok, Colek di Bima, dan Dila di Timika. Tapi tali persahabatan itu masih tetep terjalin
eratttt, dan tidak akan pernah putus, dulu, sekarang, dan selamanya. Pokoknya suasana
yang seperti itu, tidak ada yang ku rasakan bersama orang lain. Kapan ya
kenangan itu bias kita rasakan lagi ??
“Bagiku, kalian adalah Kebahagiaan ku no 2 setelah keluargaku.
Miss you All…”

Tidak ada komentar:
Posting Komentar