Minggu, 17 Juni 2012

GENK DIVALACO

"GENK DIVALACO"
yaPzz !!!
Itu adalah nama genk ku dulu. DIVALACO sendiri singakatan dari nama samaran kami yang bergelut didalamnya. DI=Dila, VA=oVAn, LA=beLLA, CO=COlek. Sudah lupa aku tanggal lahirnya Genk itu, tapi sejarahnya masih teringat jelas. Hehehehe. Wakut itu aku, dila sama colek masih duduk di bangku SMP. Sedangkan si Bella masuh duduk di bangku SD, masih kecil-kecil memang. Hahah… dulu itu bapaknya Colek guru ngaji. Dan kami bertiga itu belajar disitu. Yang belajar ngaji disitu bukan Cuma kami berempat saja, tapi ada banyak. Dengan seiring berjalannya waktu, satu persatu pada keluar. Mungkin sudah bosan dengan suasana disitu. Hahahaha….. Akhirnya tersisalah kami berempat, dan beberapa orang lagi yang tidak lain cucu-cucu dari bapaknya colek itu sendiri, Usianya jauh di bawah kami berempat, dan gak mungkin kami ajak untuk gabung ke genk itu. Hahahayyyyy… tiap hari kami bertemu terus disitu. 5-10 menit sebelum magrib kami sudah bergegas menuju rumah guru ngaji kami. Ngajinya setelah sholat magrib, tapi kami memutuskan untuk berangkat lebih awal agar orang-orang tau kalo kami orangnya rajin. Wkwkwkwkwkwkkwkwk… #cari muka !! akh biar aja, :p. Setelah sholat magribpun kami semua melafalkan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Untuk pembukaan kami bacanya serentak, tapi setelah itu baru perorangan, Biar gurunya enak ngajarin. :D. ngajinya gak sampe malam banget sih, jam 8 sampai setengah 9 sudah pulangan. Tapi kadang-kadang kami setengah 8 sudah berhenti, alasannya capek. Humph padahal bohong, ckckckck. Biasanya habis ngaji kami duduk dulu sama guru ngaji sambil cerita apa saja yang kami lakukan seharian di sekolah. Kadang sesekali guru kami yang cerita, yah paling yang di ceritakannya masa lalunya. Hhheheheeh. Pokoknya disitu itu suasananya enak banget dahhh !!! tapi kalo guru ngajinya gak ada, kami berempat itu masak Mie instan. Hahahaha…. Mie “ROKA” kami menyebutnya. Mie itu rasanya eennnnakkk banget, walaupun mie itu sudah lama. #sudah lama bukan berarti mie itu kadaluarsa ya. Hehehehe. Maksudx mie model lama, makanya kami menyebutkannya dengan mie “ROKA” :D. Mie itu nama aslinya Mie vitamin, atau mie Sop Ayam… :D. harganya sangat murah meriah, denga uang  Rp 500 kita sudah bias menikamatinya. (kok jadi bahas masalah mie sih) !! hohohohoho. Masak mie itu di lakukan di rumahnya Colek, tapi kadang kalo siang di rumahnya Dila. Hmmmmmmmmmmmmm.. suasana itu sangat indah deh. Trus kalo musim mangga, habis ngaji kami makan mangga.. apalagi kalo musim SAMBI, LOKA, MANGGE,. Adooooh….. jadi ngonco oi fela ku bahas ini. Kami berempat itu selalu bersama. Berangkat sekolah pun sama-sama. Kebetulan sekolah bella searah dengan sekolah ku. Singakt cerita, daaaaaaaaaaaaaaaaaaaaan pada akhirnya nama genk itu sudha gak jelas keberadaanya, (bukan orangnya yaaaa). Yang lain penyebabnya karena kami sudah tidak belajar ngaji lagi. Sudah merasa pintar kal yeeee. Ckckckckkc. Si Bella juga sudah jarang gabung sama kami… akhirnya karna nama genk itu sudah gak jelas, kami memutuskan untuk bubar dari genk itu. Walaupun nama genk itu sudah gak di pake lagi, tapi aku, dila sama colek masih tetep akrab. Tiap hari sama-sama teruusss. Dimana ada mereka pasti ada aku… maklumlah, rumah kami juga berdekatan, hehehehe. Kami selalu bersama-sama, yah walau kadang sering DA ROJO ANGI, tapi prosesnya gak lama kok, paling beberapa hari aja, habis itu baikkan lagi. Hehehehehe …. Ada sih satu orang lagi, namanya Man, dia juga sepupu ku. Karena rumahnya juga dekat sama rumah kami, lagian tiap hari juga ketemu.. akhirnya dia juga gabung sama kami. Hmmmmm… bisa di bilang dia pengganti si Bella. Ckckckckc…. Suasananya tambah asyik, karena kami berempat itu terdiri dari Dua orang cewek, dan dua orang lagi cowok. Sebelumnyakan Cuma aku aja yang cowok… hehehe makanya aku bilang tambah asyikkk. Makin asyik lagi kalo pas musim mangga, soalnya si Man itu punya banyak pohon mangga di halaman rumahnya. Hahahaayyyyyy… jadinya ada orang yang menyuplay mangga secara gratisss. Sebelum ada dia, kami kalo mau makan mangga aja miikir-mikir dulu, sama sapa kami harus minta mangga soalnya kami tidak punya pohon mangga. Tapi Setelah ada si Man ya otomatis gak bingung lagi. Hahahahaha… seolah-olah dia super hero bagi kami. Preeetttt… kami berempat itu jadi sahabat baik, kemana-mana sama2 trusss… mulai dari DEI LOKA, DEI SAMBI, DEI GAROSO, DEI MANGGE. Sampai-samapi kami punya tempat yang indah buat santai. Kami juga menjadikan tempat itu tempat favorit, letaknya di lereng gunung di bawah pohon asam, apalagi kalo anginnya meniup dengan kencang, ooooh sejuknya. Dan disitu juga ada sebuah batu, kami berempat pun menulis nama kami berempat di batu itu, gak tau masih ada mungkin sampai sekarang. Yah walaupun sekarang kami sudah tidak berada di satu tempat, aku di Kalimantan, Man di Lombok, Colek di Bima, dan Dila di Timika. Tapi  tali persahabatan itu masih tetep terjalin eratttt, dan tidak akan pernah putus, dulu, sekarang, dan selamanya. Pokoknya suasana yang seperti itu, tidak ada yang ku rasakan bersama orang lain. Kapan ya kenangan itu bias kita rasakan lagi ??
“Bagiku, kalian adalah Kebahagiaan ku no 2 setelah keluargaku. Miss you All…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar